Perilaku politik (political behavior) didefinisikan sebagai aktivitas yang tidak dianggap sebagai bagian dari peran formal seseorang dalam organisasi, tetapi yang memengaruhi, atau berusaha memengaruhi, distribusi keuntungan dan kerugian di dalam organisasi.
1. Kekuasaan bersifat sengaja, karena meliputi kehendak, bukan sekadar tindakan acak; 2. Kekuasaan adalah alat (instrumen), ia adalah alat guna mencapai tujuan; 3. Kekuasaan bersifat terbatas, ia diukur dan diperbandingkan di aneka situasi atau dideteksi kemunculannya; 4.
Pengaruh Kekuasaan: Politik melibatkan distribusi kekuasaan, dan ini juga berlaku dalam konteks organisasi. Kekuasaan dalam organisasi dapat mempengaruhi dinamika internal, pengambilan keputusan, dan hubungan antara anggota organisasi.
I.1. Latar Belakang. Konsep kepemimpinan dan kekuasaan telah melahirkan suatu minat. yagn hidup, diskusi, dan kadang-kadang menimbulkan kekaburan sepanjang. perkembangan pemikiran manajemen. Konsep kekuasaan (power) erat sekali. hubungannya dengan konsep kepemimpinan dan politik. Dengan kekuasaan.
selalu terkait dengan politik organisasi. Kekuasaan (power) dapat menentukan apa tujuan organisasi yang ingin diraih oleh suatu organisasi serta bagaimana sumber daya organisasi tersebut didistibusikan kepada anggotanya (karyawan) atau orang lain dalam organisasi. Setiap anggota kelompok dengan keahlian politik yang baik
Vay Nhanh Fast Money.
kekuasaan dan politik dalam perilaku organisasi